PetaMinda Kreatif Dan Menarik / Contoh Peta Minda Mind Mapping Tentang from Peta Minda Kreatif Dan Menarik : Kelebihan Dan Kebaikan Buah bahan menganalisis 2.1 bc pantun berjasa kewarganegaraan negara 3.1 tu 3.6.1 menulis prosa terbilang 4.1 sb 4.1.2 tema dan persoalan peta dakap 5.1 tb 5.4.1 frasa nama 10 jasamu 1.1 dt 1.5.2 Kamudapat melakukan mind mapping dengan aplikasi-aplikasi ini. Tambahkan cabang dari tema utama, misalnya sayuran, buah, dan daging. Dari cabang turunkan lagi ke sub cabang, misalnya cabang sayuran ada bayam, sawi, selada, dan seterusnya. Kamu juga bisa membeli Mindly fitur pro yang ditawarkan dengan harga Rp90.700. Definisi 1.1. Puisi baru. 1.1.1. Puisi baru adalah yang tidak terikat lagi oleh aturan yang mana bentuknya lebih bebas ddari pada puisi lama dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima. 1.2. Puisi lama. 1.2.1. Puisi lama adalah puisi yang masih terikat oleh kaidah dan aturan-aturan penulisan yang berlaku. penerapanstrategi mind mapping untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. aan yuliyanto. finita dewi. Publicmind map by FN3042013 Joshua Low. Create your own collaborative mind maps for free at Antara fungsinya ialah mendidik, menyindir, menyatakan perasaan, menyampaikan buah fikiran dan menghibur 4.3. Berteka-teki atau mencabar ketangkasan fikiran 5. Jenis-jenis Pantun/Contoh 5.1. Pantun kanak-kanak Tema atau mesej YOVITAALFINIDA, 2020. Pembelajaran menulis puisi melalui model Mind Mapping Siswa Kelas III SD Negeri 11 Dangerakko Palopo (dibimbing oleh Rusdiana Junaid dan Pancana Beta). Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan model mind mapping dan konvensional dalam Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, kemampuan membuat mind mapping dan hasil belajar kognitif dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terstruktur dengan bantuan teknik mind mapping di kelas VIII 7 SMPN 04 Kota Bengkulu pada materi sistem ekskresi manusia. Jenis penelitian ini adalah penelitian K0GHI. 100 Y yaitu pengetahuan siswa tentang pentingnya mengonsumsi buah dan sayur bagi kesehatan. a. Pelaksanaan Pembelajaran Prakarya Dengan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Tentang Pentingnya Mengonsumsi Buah Dan Sayur Bagi Kesehatan Dalam pelaksanaan pembelajaran Prakarya dengan metode mind mapping terdiri dari 2 hari mengajar di kelas yang terdiri dari hari pertama penyampaian materi mind mapping dan hari kedua penerapan metode mind mapping dalam materi buah dan sayur. Penjabarannya adalah sebagai berikut. a. Tahap Overview Pada tahap overview ini diawali dengan membuat master mind map yang mengacu pada silabus mata pelajaran Prakarya pengolahan yang terdiri dari 1 SKKD yaitu KD menganalisis manfaat dan proses pembuatan, penyajian dan pengemasan aneka olahan pangan buah dan sayuran menjadi minuman kesehatan tradisional yang ada di wilayah setempat. Contoh minuman kesehatan tradisional yang biasa ditemukan di wilayah setempat seperti es cincau, es rumput laut, es lidah buaya, teh, sari buah atau sayur dan jamu. Penyajian dari minuman kesehatan tradisional tersebut dapat dengan cara dingin, hangat maupun panas. 2 kegiatan pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti dan penutup. Kegiatan pendahuluan terdiri dari salam, motivasi, apersepsi, dan penyampaian tujuan pembelajaran. Kegiatan inti terdiri dari mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Sementara 101 kegiatan penutup terdiri dari penyimpulan kegiatan belajar mengajar, melakukan refleksi, berdoa dan salam. 3 materi pokok terdiri dari pengertian dan jenis buah dan sayur, manfaat dan kandungan buah dan sayur, dampak mengonsumsi buah dan sayur dan olahan dari buah dan sayur. Contoh buah dan sayur yang dijadikan materi untuk diajarkan seperti wortel, brokoli, alpukat dan jambu biji. 4 penilaian terdiri dari tes dan observasi. Penilaian tes terdiri dari dua tes yaitu pre test dan post test, sedangkan penilaian observasi dilakukan selama kegiatan belajar mengajar dilaksanakan. 5 alokasi waktu yaitu 2 x 40 menit untuk setiap pertemuan, dan 6 indikator pencapaian kompetensi terdiri dari bersyukur kepada Tuhan atas anugerah keberagaman produk olahan buah dan sayur di daerah setempat, antusias dalam mencari informasi tentang keberagaman buah dan sayur di daerah setempat, menyatakan perbedaan pendapat secara spontan saat berdiskusi, dan mendeskripsikan materi buah dan sayur. Master mind map tersebut dapat dilihat pada Gambar 11. Gambar 11. Master mind map Buah dan sayur pendahuluan Inti Penutup Pengertian dan jenis Manfaat dan Dampak olahan tes Observasi 2 x 40 ’ KD bersyukur antusi as mendeskripsi kan pendapa t SKK mater i Kegiatan pembelajar indikator penilaian Waktu 102 b. Tahap Preview Pada tahap preview ini setelah diketahui master mind map nya seperti apa kemudian diturunkan dalam bentuk rencana pelaksanaan pembelajaran RPP. RPP ini selanjutkan digunakan sebagai pedoman dalam mengajar di kelas. Hari pertama mengajar menggunakan RPP dengan materi mind mapping dan hari kedua mengajar menggunakan RPP dengan materi buah dan sayur. Kedua RPP tersebut lebih rinci lagi dapat dilihat pada lampiran. Selain itu pada tahap preview ini juga dibuat mind mapping dengan materi ajar mind mapping pada hari pertama mengajar yang terdiri dari 1 pengertian mind mapping. Pengertian mind mapping digambarkan dengan BOIs what berisikan gambar buku, pensil, kata, warna, garis lengkung, simbol dan otak yang mengartikan pengertian dari mind mapping yaitu cara mencatat yang kreatif dan efektif yang menggunakan warna, simbol, kata, garis lengkung, dan gambar sesuai dengan cara kerja otak . 2 manfaat mind mapping dalam pembelajaran digambarkan dengan BOIs why yang memiliki cabang terdiri dari kata fleksibel, perhatian, pemahaman dan menyenangakan. Hal tersebut menggambarkan bahwa manfaat mind mapping yaitu fleksibel, dapat memusatkan perhatian, meningkatkan pemahaman, dan menyenangkan, imajinasi dan kreativitas siswa tidak terbatas. 3 langkah-langkah membuat mind mapping digambarkan dengan BOIs how yang terdiri dari cabang central topic, BOIs, cabang dan image. Hal tersebut memiliki arti bahwa dalam membuat mind mapping, langkah-langkah yang harus ditempuh yaitu pertama harus membuat central topic yang meurupakan judul buku atau judul bab yang akan dipelajari dan harus 103 dilekatkkan di tengah. Kedua, membuat basic ordering ideas BOIs yang merupakan judul bab atau sub-bab dari materi yang akan dipelajari yang bisa menggunakan 5W+1H. Ketiga, melengkapi BOIs dengan cabang-cabang yang berisi data-data pendukung yang terkait. Keempat, melengakapi cabang dengan image dapat berupa gamabr, simbol, kode, daftar, grafik dan garis penghubung. 4 syarat-syarat membuat mind mapping digambarkan dengan BOIs when yang terdiri dari cabang kertas, garis, kata-kata, image, warna dan struktur. Artinya adalah dalam membuat mind mapping diperlukan komponen kertas minimal ukuran A4, garis BOIs yang ukurannya tebal dan jika menjauh dari garis pusat semakin tipis, kata-kata keyword hanya satu kata untuk satu garis, image seperti gambar, kode, simbol, grafik dan tabel, warna minimal menggunakan 3 warna dan struktur yaitu menggunakan struktur radian dengan central topic di tengah dan cabang-cabang menyebar ke segala arah. 5 tempat membuat mind mapping digambarkan dengan BOIs where yang terdiri dari cabang sekolah, rumah, kantor dan dimana saja luang. Hal tersebut memiliki arti bahwa mind mapping dapat dibuat dimana saja asalakan ada waktu luang bisa di sekolah, rumah dan kantor. 6 penemu mind mapping digambarkan dengan BOIs who yaitu Tony Buzan yang memiliki cabang ungkapan, warga, mengarang, pendapat, dan tahun. Hal tersebut mengartikan tentang biodata Tony Buzan, seperti pada tahun 1970 Tony Buzan pertama kali mengenalkan metode mind mapping, mengarang 95 buku diterjemhakan ke dalam 30 bahasa di 150 negara dan adalah seorang berwargakenegaraan Inggris. Mind mapping pada hari pertama mengajar dapat dilihat pada Gambar 12. 104 Gambar 12. Mind mapping materi ajar mind mapping hari pertama Hari kedua mengajar juga dibuat mind mapping nya, dengan materi ajar buah dan sayur yang terdiri dari 1 pengertian buah dan sayur yang digambarkan dalam BOIs definisi yang memiliki cabang buah dan sayur. 2 jenis buah dan sayur yang digambarkan dalam BOIs jenis yang terdiri dari cabang buah yang memiliki cabang lagi yaitu tropis dan sub tropis dan cabang sayur yang memiliki cabang lagi yaitu daun, bunga, buah, kacang, batang dan akarumbi. Hal tersebut memiliki arti bahwa jenis buah-buahan dibagi menjadi buah tropis dan subtropis, sedangakan jenis sayuran dibagi menjadi sayur daun, bunga, buah, kacang, batang dan akarumbi. 3 manfaat buah dan sayur bagi kesehatan yang digambarkan dalam BOIs manfaat yang memiliki cabang yaitu pertama vitamin yang memiliki cabang lagi seperti vitamin C, vitamin A dan vitamin E, serta setiap cabang dari vitamin C,A, dan E memiliki cabang lagi yang mengungkapkan manfaat dari vitamin-vitamin seperti cabang pengatur, infeksi, penglihatan dan radikal bebas. Kedua, cabang mineral yang memiliki cabang lagi yang merupakan manfaat dari mineral yaitu cabang zat besi, kalsium dan pengatur. Ketiga, cabang antioksidan yang memiliki 105 cabang lagi yaitu radikal bebas, penuaan dini, antikanker dan kolesterol. Keempat, cabang serat yang terdiri dari cabang pencernaan, karsinogenik dan toksik dan kolesterol gula. 4 kandungan buah dan sayur yang digambarkan dalam BOIs kandungan yang terdiri dari pertama cabang brokoli yang memilki cabang lagi yaitu vitamin K dan daya ingat yang megartikan bahwa brokoli mengandung vitamin K dan baik untuk daya ingat. Kedua, cabang alpukat yang terdiri dari cabang lagi yaitu asam lemak, vitamin A dan gula darah yang mengartikan bahwa alpukat mengandung asam lemak dan vitamin A dan baik untuk mengontrol gula darah. Ketiga, cabang wortel yang terdiri dari cabang lagi yaitu betakaroten, gusi dan gigi yang merupakan manfaat dan kandungan dari wortel. Keempat, cabang jambu biji yang memiliki cabang lagi yaitu vitamin C, antioksidan dan demam berdarah. 5 dampak mengonsumsi buah dan sayur yang digambarkan dalam BOIs dampak yang terdiri dari cabang kebutuhan, lebih dan kurang. Cabang kebutuhan menggambarkan kebutuhan buah dan sayur setiap hari untuk dikonsumsi. Cabang lebih berarti menggambarkan dampak jika kelebihan mengonsumsi buah dan sayur, dan cabang kurang yang menggambarkan dampak jika kurang mengonsumsi buah dan sayur. 6 produk olahan dari buah dan sayur yang digambarkan dalam BOIs olahan yang terdiri dari cabang acar, asinan, dodol dan sari buah yang menunjukkan olahan yang dapat dibuat dari buah dan sayur. 7 teknik olah buah dan sayur yang digambarkan dalam BOIs teknik yang terdiri dari cabang bakar, goreng, tumis, kukus dan rebus yang menunjukkan teknik olah dari buah 106 dan sayur. Mind mapping materi ajar buah dan sayur hari kedua dapat dilihat pada Gambar 13. Gambar 13. Mind mapping materi ajar buah dan sayur hari kedua Pada tahapan preview juga dilakukan pre test untuk mengetahui gambaran awal pengetahuan siswa tentang pentingnya mengonsumsi buah dan sayur bagi kesehatan. c. Tahap Inview Pada tahap inview ini merupakan tahapan proses pembelajaran. Tahapan proses pembelajaran diamati oleh observerpengamat yang diwakili dari guru dan mahasiswa. Langkah-langkah dalam proses pembelajaran mengacu pada pedoman observasi. Hasil observasipengamatan pembelajaran mind mapping di kelas hari pertama disajikan pada Tabel 16. Tabel 16. Hasil observasi pembelajaran mind mapping di kelas hari pertama Pengamat Aspek Yang Diamati Jml Prosentase Perangkat Pembelaja ran Proses Pembelaja ran Perilaku Peserta Didik Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Pengamat 1 2 1 41 4 14 1 57 6 90,48 9,52 Pengamat 2 2 1 39 6 14 1 55 8 87,3 12,7 107 Dari Tabel 16 diketahui bahwa langkah-langkah dalam proses pembelajaran yang tidak dilakukan oleh peneliti berkisar 9,52-12,7 dan yang dilakukan oleh peneliti berkisar 87,3-90,4. Jadi dapat disimpulkan bahwa langkah- langkah dalam proses pembelajaran mind mapping di kelas hari pertama sudah sesuai dengan pedoman observasi. Selain itu pada hari pertama pembelajaran mind mapping di kelas, peserta didik diminta untuk mempraktikkan cara membuat mind mapping dengan tema makanan dan diminta untuk mempresentasikan di depan kelas. Dan bagi peserta didik yang belum menyelesaikan mind mapping nya dapat dilanjutkan di rumah sebagai pekerajaan rumah. Hasil observasi pembelajaran buah dan sayur menggunakan mind mapping di kelas hari kedua disajikan pada Tabel 17. Tabel 17. Hasil observasi pembelajaran buah dan sayur menggunakan mind mapping di kelas hari kedua Pengamat Aspek Yang Diamati Jml Prosentase Perangkat Pembelaja ran Proses Pembelaj aran Perilaku Peserta Didik Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Ya Tdk Pengamat 1 3 - 42 3 14 1 59 4 93,65 6,35 Pengamat 2 3 - 43 2 14 1 60 3 95,23 4,77 Pengamat 3 3 - 42 3 14 1 59 4 93,65 6,35 Dari Tabel 17 diketahui bahwa langkah-langkah dalam proses pembelajaran yang tidak dilakukan oleh peneliti berkisar 4,77-6,35 dan yang dilakukan oleh peneliti berkisar 93,65-95,23. Jadi dapat disimpulkan bahwa langkah- langkah dalam proses pembelajaran buah dan sayur menggunakan mind mapping pada hari kedua sudah sesuai dengan pedoman observasi. 108 Selain itu pada hari kedua pembelajaran buah dan sayur menggunakan mind mapping di kelas, peserta didik diberikan handout materi ajar buah dan sayur untuk dapat dijadikan bahan diskusi per kelompok yang kemudian dipresentasikan di depan kelas. Selain itu juga pada hari kedua proses pembelajaran mengguanakan media gambar yang sudah dicetak seperti gambar beberapa contoh buah dan sayur, gambar orang yang kurang mengonsumsi buah dan sayur seperti orang stroke dan jantung, dan gambar orang sehat karena rajin mengonsumsi buah dan sayur. Beberapa gambar tersebut ditujukan dapat menarik perhatian peserta didik sehingga dapat ilmu yang diajarkan dapat diserap oleh peserta didik dengan baik. Peserta didik juga diberikan pekerjaan rumah untuk membuat mind mapping dengan tema buah dan sayur. d. Tahap Review Pada tahap review setelah siswa mendapatkan materi mind mapping di kelas pada hari pertama kemudian, siswa diminta untuk mempraktikkan cara membuat mind mapping dengan tema makanan. Pokok bahasan yang diperbolehkan dalam membuat mind mapping tema makanan tersebut seperti pengertian, cara membuatnya, dimana dapat membeli makan tersebut , bahan-bahan yang diguankan dalam membuat makanan tersebut apa saja, manfaat dari makanan tersebut , disajikan dengan pelengkap apa saja makanan tersebut dan sebagainya. Hasil mind mapping siswa dengan tema makanan dapat dilihat pada Gambar 14 dan 15. 109 Gambar 14. Mind mapping siswa tema makanan Dari Gambar 14 dapat diidentifikasi bahwa mind mapping yang dibuat oleh siswa tersebut sudah sesuai dengan pedoman membuat mind mapping seperti 1 menentukan central topic yang diletakkan di tengah kertas yaitu gambar sate, 2 membuat BOIs yaitu pengertian sate what, cara membuat sate how, tempat dapat membeli sate where dan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat sate when, 3 melengkapi BOIs dengan cabang-cabang seperti pada BOIs how cabangnya adalah daging dicuci, daging dipotong-potong, daging dibumbui dan daging ditusuk, 4 melengkapi setiap cabang dengan image berupa gambar, simbol, kode, daftar, grafik dan garis penghubung seperti pada BOIs what cabang daging ayam sudah ada gambar daging ayamnya walaupun belum semua cabang ada gambarnya. Selain itu mind mapping tersebut juga sudah memuat pokok bahasan yang diperbolehkan seperti pengertian, cara mambuat, tempat membeli dan bahan-bahan yang digunakan. Hal tersebut menunjukkan bahwa siswa tersebut telah memahami bagaimana cara membuat mind mapping dengan baik. 110 Gambar 15. Mind mapping siswa tema makanan Berdasarkan Gambar 15 dapat diidentifikasi bahwa mind mapping siswa tersebut memuat 1 central topic yaitu bakso, 2 BOIs yaitu what, how, where, who, when dan why, 3 cabang-cabang dari BOIs sudah baik walaupun hanya ada gambar saja tanpa tulisan, seperti pada BOIs where, dan sudah baik seperti pada BOIs how berisi daging sapi digiling, dikasih bumbu, dibentuk bulat, direbus, ditiriskan dan siap dihidangkan, 4 image hampir setiap cabang sudah ada kecuali pada BOIs when cabang kapan jualan bakso. Selain itu siswa tersebut dalam membuat mind mapping juga sudah sesuai apa yang diperbolehkan di awal. Hal tersebut menunjukkan bahwa mind mapping siswa tersebut sudah baik. Pada hari kedua, setelah siswa diajarkan materi buah dan sayur kemudian siswa diberikan pekerjaan rumah untuk membuat mind mapping dengan tema buah dan sayur. Pokok bahasan yang diperbolehkan untuk dibuat mind mapping seperti pengertian buah dan sayur, manfaat, kandungan, dampak kurang mengonsumsi buah sayur, olahan, teknik olah dan sebagainya. Hasil mind 111 mapping siswa dengan tema buah dan sayur dapat dilihat pada Gambar 16 dan 17. Gambar 16. Mind mapping siswa tema buah dan sayur Dari Gambar 16 dapat diketahui bahwa mind mapping tersebut sudah memuat 1 central topic, yaitu gambar buah-buahan dan sayuran, 2 BOIs yang terdiri dari janis buah dan sayur, kandungan dan manfaat, sudah sesuai dengan pokok bahsan yang diperbolehkan 3 cabang-cabang seperti pada manfaat terdapat cabang antioksidan yang memiliki cabang lagi yaitu penangkal radikal bebas, antikanker dan mencegah penuaan dini, 4 image di setiap cabang hampir ada semua kecuali pada BOIs manfaat pada cabang antioksidan belum image nya. Hal tersebut menunjukkan bahwa mind mapping buatan siswa tersebut sudah baik. Gambar 17. Mind mapping siswa tema buah dan sayur 112 Gambar 17 menunjukkan bahwa mind mapping tersebut telah memuat 1 central topic yaitu wortel, 2 BOIs yang berisi dampak, manfaat, kandungan, olahan dan teknik, 3 cabang-cabang dari setiap BOIs sudah ada sesuai dengan pokok bahasan yang diperbolaehkan, contohnya pada BOIs manfaat berisi dapat mengatasi sembeli, dapat menyehatkan kulit, dan sebagainya walaupun penuh dengan tulisan serta 4 image, belum ada pada setiap BOIs. Hal tersebut menunjukkan bahwa mind mapping tersebut sudah cukup baik namun perlu diperbaiki lagi dengan menyingkat cabang-cabang setiap BOIs sehingga tidak terlihat penuh dengan tulisan dan perlu sekiranya ditambahkan beberapa image pada setiap cabang agar menarik dan mudah dipahami. Pada tahap review siswa juga diberikan post test untuk mengetahui apakah ada peningkatan pengetahuan siswa atau tidak tentang pentingnya mengonsumsi buah dan sayur bagi kesehatan setelah diadakannya pembelajaran buah dan sayur menggunakan metode mind mapping. b. Gambaran Awal Pengetahuan Siswa Tentang Pentingnya ArticlePDF Available AbstractPenelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis penggunaan metode mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini masuk dalam penelitian kualitatif, kategori penelitian kepustakaan library research. Penelitian kepustakaan adalah suatu penelitian menggunakan kajian teoritis yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam informasi yang ada di perpustakaan seperti buku, jurnal, berita dll. Data-data tersebut dikumpulkan dengan teknik dokumentasi, yaitu dengan jalan membaca text reading, mengkaji, mempelajari, dan mencatat literatur yang ada kaitannya dengan pembelajaran. Penggunaan maind mapping dalam meningkatkan hasil belajar tentu dipilih guru sebagai salah satu alternatif. Menurut Dimyati dan Mudjiono 2009 200 hasil belajar merupakan tingkat keberhasilan yang diperoleh oleh siswa setelah mengikuti suatu kegiatan pembelajaran yang ditandai dengan nilai. Hasil belajar bukan suatu penguasaan hasil latihan melainkan pengubahan kelakuan Hamalik, 2008 27. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 PENGGUNAAN METODE MIND MAPPING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA NINA GANTINA KUSTIAN SMPN 1 Bojonggenteng Sukabumi Jawa Barat Email ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis penggunaan metode mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini masuk dalam penelitian kualitatif, kategori penelitian kepustakaan library research. Penelitian kepustakaan adalah suatu penelitian menggunakan kajian teoritis yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam informasi yang ada di perpustakaan seperti buku, jurnal, berita dll. Data-data tersebut dikumpulkan dengan teknik dokumentasi, yaitu dengan jalan membaca text reading, mengkaji, mempelajari, dan mencatat literatur yang ada kaitannya dengan pembelajaran. Penggunaan maind mapping dalam meningkatkan hasil belajar tentu dipilih guru sebagai salah satu alternatif. Menurut Dimyati dan Mudjiono 2009 200 hasil belajar merupakan tingkat keberhasilan yang diperoleh oleh siswa setelah mengikuti suatu kegiatan pembelajaran yang ditandai dengan nilai. Hasil belajar bukan suatu penguasaan hasil latihan melainkan pengubahan kelakuan Hamalik, 2008 27. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci Mind Mapping, dan Hasil Belajar PENDAHULUAN Metode merupakan sesuatu yang penting dan diperlukan serta diperhatikan dalam proses belajar mengajar karena metode merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan. Dengan memanfaatkan metode secara akurat, sehingga guru akan mampu mencapai tujuan pembelajaran Pemilihan dan penentuan metode dalam pembelajaran harus memiliki 1 Nilai strategi dan metode didalam proses pembelajaran sering terjadi interaksi edukatif antara anak didik dan guru. Pengalaman membuktikan bahwa kegagalan pembelajaran salah satunya disebabkan oleh pemilikan metode yang kurang tepat. Oleh karena itu metode adalah salah satu cara yang memilliki nilai strategis dalam kegiatan belajar mengajar. Nilai strategis dari metode adalah dapat mempengaruhi jalannya pembelajaran 2 Efektivitas penggunaan metode Penggunaan metode yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran akan menjadikan kendala dalam mencapai tujuan yang dirumuskan, karena itu, efektivitas penggunaan metode dapat terjadi bila ada kesesuain metode dengan semua komponen pembelajaran yang telah diprogramkan 3 Pentingnya pemilihan dan penentuan metode Titik sentral yang harus dicapai oleh setiap pembelajaran adalah tercapainya tujuan pembelajaran. Apapun yang termasuk perangkat program pembelajaran dituntut secara mutlak untuk menunjang tercapainya tujaun guru sebagai salah satu sumber belajar berkewajiban menyediakan lingkungan belajar yang kreatif bagi kegiatan belajar anak didk dikelas. Djamarah 200285-93, Mind map adalah salah suatu model pembelajaran yang memanfaatkan instrumen yang dapat membantu memetakan isi atau materi sehingga lebih mudah dipelajari dan dianalisis. Sebagai suatu instrumen, mind map dapat dikategorikan sebagai cognitive organizers yang bekerja sebagai stimulator agar kognisi manusia dapat bekerja lebih efektif dan efisien Chen dan Hung, 2014 262. Mind map membantu individu agar mampu menempatkan informasi ke dalam suatu sistem kognisi dan mengeluarkannya kembalirecall untuk dimanfaatkan sebagai dasar pengetahuan. Sebagai suatu alat, mind map dapat ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 diandalkan sebagai tehnik mencatat yang kreatif dan efektif membantu individu untuk memetakan pikirannya Buzan, 2013 4. Dalam pengertian lain, maind map adalah salah satu cara mengorganisasikan dan menyajikan konsep, ide atau informasi dalam bentuk diagram radial-hierarki non-linear yang melibatkan bentuk pencatatan dengan struktur dua dimensi sehingga dapat mengakomodasi bentuk keseluruhan topik, kepentingan serta hubungan relatif masing-masing komponen dan mekanisme penghubungnya. Dibandingkan dengan pencatatan biasa, mind map membantu mengaktifkan kognisi, fokus dan menunjukkan hubungan antar bagian-bagian terpisah, menggambarkan keseluruhan secara jelas,memerinci materi dan mengalihkan informasi dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang Putra, 2008 257. Swardarma 2013 menyatakan bahwa “Mind Map merupakan teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk kesan”. Sedangkan Olivia 2013 menyatakan bahwa “Mind Map merupakan salah satu cara menyeimbangkan kedua belahan otak kiri dan otak kanan”. Sedangkan Windura 2013 mendefinisikan Mind Map sebagai berikut a Sistem belajar dan berpikir yang menggunakan kedua belah otak, b Sistem belajar dan berpikir yang menggunakan otak sesuai dengan cara kerja ilmiah, c Sistem belajar dan berpikir yang mengeluarkan seluruh potensi dan kapasitas otak menggunannya yang masih tersembunyi, d Sistem belajar dan berpikir yang mencerminkan apa yang terjadi secara internal di dalam otak kita saat belajar dan berfikir, e Sistem belajar dan berpikir yang menceriminkan secara visual apa yang terjadi pada otak anda saat belajar dan berpikir. Pada dasarnya Mind Map dihasilkan dari perpaduan antara pola berfikir lurus dan pola berfikir memancar, kegunaan Mind Map dalam rangka mengembangkan kemampuan motorik halus anak, mengembangkan kemampuan motorik halus anak banyak yang terfokus kepada hasil akhir, yaitu agar anak cepat menulis. Padahal yang lebih penting adalah proses perangsangan jalur-jalur syaraf otak anak sendiri. Apabila kita mampu memberikan rangsangan yang tepat maka otak anak akan berkembang pesat dan mampu berfikir lebih cepat. Metode mind mapping mempunyai kelebihan-kelebihan yang berdampak positif bagi pembelajaran, seperti yang dikemukakan Warseno 201183 dalam Agustina, 2013 9 Beberapa kelebihan menggunakan Mind Mapping ini yaitu a Dapat melihat gambaran secara menyeluruh dengan jelas. b Dapat melihat detailnya tanpa kehilangan benang merah antar topik. c Terdapat pengelompokan informasi. d Menarik perhatian mata dan tidak membosankan. e Memudahkan kita berkonsentrasi. f Proses pembuatannya menyenangkan karena melibatkan gambar, warna, dan lain-lain, serta g Mudah mengingatnya karena ada penanda visualnya. Selebihnya Warseno 201183 dalam Agustina, 2013 9 juga mengungkapkan bahwa penggunaan metode mind mapping tidak terlepas dari adanya kekurangan. Kekurangan tersebut diantaranya a Hanya peserta didik yang aktif yang terlibat. b Tidak sepenuhnya murid belajar. c Mind map peserta didik bervariasi sehingga guru akan kewalahan memeriksa mind map peserta didik. Penggunaan maind mapping dalam meningkatkan hasil belajar tentu dipilih guru sebagai saah satu alternatif. Menurut Dimyati dan Mudjiono 2009200 hasil belajar merupakan tingkat keberhasilan yang diperoleh oleh siswa setelah mengikuti suatu ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 kegiatan pembelajaran yang ditandai dengan nilai. Hasil belajar bukan suatu penguasaan hasil latihan melainkan pengubahan kelakuan Hamalik, 2008 27. Dengan banyaknya penelitian yang mengambil topik metode mind mapping yang berhubungan dengan hasil belajar siswa baik di tingkat SD/MI, SMP/MTs. maupun SMA/SMK/MAN maka penulis berinsisiatif untuk melakukan penelitian literatur dengan mengambil judul “Penggunaan Metode Mind Mapping dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa” Suatu Tinjauan Literatur. Adapun rumusan masalah yang timbul berdasarkan latar belakang tersebut adalah “Apakah penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar?”, sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengggunakan metode Mind Mapping dalam kaitannya dengan hasil belajar siswa METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah penelitan kepustakaan library research, yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran, majalah, dan dokumen. Penelitian kepustakaan atau kajian literatur literature review, literature research merupakan penelitian yang mengkaji atau meninjau secara kritis pengetahuan, gagasan, atau temuan yang terdapat di dalam tubuh literatur berorientasi akademik academic-oriented literature, serta merumuskan kontribusi teoritis dan metodologisnya untuk topik tertentu. Fokus penelitian kepustakaan adalah menemukan berbagai teori, hukum, dalil, prinsip, atau gagasan yang digunakan untuk menganalisis dan memecahkan pertanyaan penelitian yang dirumuskan. Adapun sifat dari penelitian ini adalah analisis deskriptif, yakni penguraian secara teratur data yang telah diperoleh, kemudian diberikan pemahaman dan penjelasan agar dapat dipahami dengan baik oleh pembaca. Nana Syaodih. 2009 52 Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merupakan data yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung. Akan tetapi data tersebut diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Sumber data sekunder yang dimaksud berupa buku dan laporan ilmiah primer atau asli yang terdapat di dalam artikel atau jurnal tercetak dan/atau non-cetak berkenaan dengan metode mind mapping dan hasil belajar yang dialami siswa HASIL DAN PEMBAHASAN Mind mapping merupakan metode pembelajaran yang dirancang untuk mengembangkan pengetahuan siswa dengan kegiatan kreatif menyusun ide-ide pokok dari sebuah konsep menjadi sebuah peta pikiran yang mudah dipahami oleh siswa. Sedangkan hasil belajar merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan belajar seseorang . Menurut Maisaroh dan Rostrieningsih. 2010 ada banyak faktor yang mempengaruhi pencapaian nilai hasil belajar siswa, baik berasal dalam diri siswa internal maupun dari lingkungan luar eksternal. Faktor internal terkait dengan disiplin, respon dan motivasi siswa, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan belajar, kreatifitas pemilihan media belajar oleh guru serta metode pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat akan membawa suasana belajar yang menyenangkan dan memungkinkan siswa untuk mengembangkan kreatifitas. Suasana belajar yang menyenangkan akan membawa dampak pada motivasi belajar dan disiplin yang meningkat. Motivasi yang tinggi menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang terbaik. Dalam kegiatan belajar mengajar KBM, seorang guru memiliki peranan yang sangat penting. Menurut Sudarman 2009, kehadiran guru dalam proses pembelajaran masih tetap memegang peranan penting. Oleh karena itu guru perlu memiliki keterampilan dalam memilih metode yang tepat ketika menyampaikan suatu materi ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 kepada peserta didiknya agar menjadi lebih menarik, tidak mengalami kebosanan dan dapat menerima materi tersebut dengan mudah, yang akan menunjang prestasi belajarnya. Penelitian ini didasarkan pada studi dokumen yang diambil dari hasil-hasil penelitian yang sebelumnya sudah diterapkan dan teruji. Atas dasar artikel jurnal-jurnal dan buku dari adanya hasil pencarian ataupun penelusuran yang sudah dipilih, dipilah dan ditelusuri menggunakan media Google Scholar yang sudah terseleksi. Sebagai salah satu metode pembelajaran Mind mapping sangat efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini terbukti dari beberapa literatur yang telah peneiti rangkum ssebagai berikut Tabel 1. Daftar Rangkuman Literatur Nita Mei Ekawati, dan Diana Kusumaningrum Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo Tahun Pelajaran 2018/2019 Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dapat dibuktikan pada nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 86,65 dengan persentase 87% dan nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol 77,48 dengan presentase 77%. Peningkatan hasil beajar menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping Hasilnya menunjukkan peningkatan setelah belajar menggunakan metode mind mapping. Pra-tindakan dilakukan untuk menentukan persentase hasil belajar sebesar 46,77%, meningkat menjadi 70,39 % setelah siklus Pertama, dan meningkat menjadi setelah siklus kedua. Simpulan. terjadi peningkatan hasil belajar biologi dengan menerapkan metode mind mapping. Penggunaan metode Mind Mapping untuk meningkatkan pembelajaran IPS pada siswa kelas VIII B semester 2 SMPN 1 Bojonggenteng Tahun Pelajaran 2017/2018 Jika siswa diajak belajar IPS dengan menggunakan metode Mind Mapping maka kemampuan mengeluarkan pendapat akan meningkat. - Rizki Annisa, - Bambang Subali, - Wawan Peningkatan daya ingat hasil beajar soswa dengan Mind Hasil penelitian menunjukan bahwa 1 penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan daya ingat siswa kelas IX MTs Al ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 Mapping method pada materi listrik dinamis Futuhiyyah dari 38% menjadi 68%, 2 penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX MTs Al Futuhiyyah dengan siswa yang Mencapai KKM dari 36% menjadi 56% 3 penggunaan metode mind mapping dapat memfokuskan perhatian dalam proses belajar siswa kelas IX MTs Al Futuhiyyah dengan persentase siswa 72%. Metode Pembeajaran Mind Map untuk meningkatkan prestasi belajar anak didik sekoah Dasar Perolehan dari adanya penerapan metode pembelajaran Mind Map begitu efektif dan efisien, sehingga mampu memberikan daya tarik dari siswa untuk fokus dalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Metode mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar IPS di Sekolah Dasar Dengan menerapkan metode Mind Mapping pada proses pembelajarannya mengalami peningkatan. Hal ini dapat terlihat dari hasil belajar peserta didik dari siklus I sampai siklus II mengaami peningkatan. Pada siklus I peserta didik yang mendapatkan nilai diatas KKM hanya berjumlah 13 orang dari 21 orang, sedangkan pada siklus II berjumlah 20 orang dari 21 orang. Kelulusannya meningkat dari 61,90% menjadi 95,23%. Penerapan metode Mind Mapping Peta pikiran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif Matematika siswa SMP Pencapaian kemampuan berpikir kreatif matematik siswa, yang pembelajarannya menggunakan mind mapping lebih baik daripada yang cara konvensional. - Wayan Darmayoga, - Wayan Lasmawan, - Marhaeni 1. Pengaruh implementasi metode Mind Mapping terhadap hasil beajar IPS ditinjau dari minat siswa kelas IV SD Sathya Sai model pembelajaran Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Sathya Sai Denpasar ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 Muhammad Chomsi Imaduddin & Unggul Haryanto Nur Utomo Efektifitas metode Mind Mapping untuk meningkatkan prestasi belajar fisika pada siswa kelas VIII Muhammad 8 Yogyakarta Simpulan dari penelitian ini adalah metode mind mapping berpengaruh positif terhadap peningkatan prestasi belajar fisika dibandingkan dengan metode konvensional, sehingga ada perbedaan prestasi belajar fisika yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, prestasi belajar fisika kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Pengaruh metode Mind Mapping dan keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar IPS pada siswa KelasVIII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta tahun pelajaran 2009/2010 Apabila metode mind mapping diterapkan dalam pembelajaran dengan siswa mampu membuat peta gagasan dan ide dalam materi IPS dan siswa mengikuti pembelajaran secara aktif dalam berpendapat dan aktif bertanya didalam pembelajaran IPS maka prestasi belajar IPS pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta akan meningkat. Hasil Analisis Penelitian Terkait Metode Pembelajaran Mind Mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa Dari hasil analisis data di atas dapat ditarik kesimpulan menurut 1. Nita Mei Ekawati, dan Diana Kusumaningrum penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 2. Devi Setyarini penerapan metode pembelajaran Mind Map sangat efektif dan efisien, sehingga mampu memberikan daya tarik dari siswa untuk fokus dalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung. 3. Nina Gantina Kustian Jika siswa diajak belajar IPS dengan menggunakan metode Mind Mapping maka kemampuan mengeluarkan pendapat akan meningkat. 4. Rizki Annisa, Bambang Subali, dan Wawan Prasetyo Heryanto penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan daya ingat siswa, meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat memfokuskan perhatian dalam proses belajar siswa 5. Upik Elita Hasilnya menunjukkan peningkatan setelah belajar menggunakan metode mind mapping. 6. Sri Susanti Dengan menerapkan metode Mind Mapping pada proses pembelajaran peserta didik mengalami peningkatan hasil belajarnya. 7. Rijal Darusman Pencapaian kemampuan berpikir kreatif matematik siswa, yang pembelajarannya menggunakan mind mapping lebih baik daripada yang cara konvensional. 8. Wayan Darmayoga, Wayan Lasmwan, Marhaeni model pembelajaran Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Sathya Sai Denpasar ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 9. Muhammad Chomsi Imaduddin & Unggul Haryanto Nur Utomo metode mind mapping berpengaruh positif terhadap peningkatan prestasi belajar fisika dibandingkan dengan metode konvensional 10. Dida Dwi Kurniawati Apabila metode mind mapping diterapkan dalam pembelajaran maka prestasi belajar IPS pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Surakarta akan meningkat. Dengan demikian berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penerapan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dapat dibuktikan dari 10 literatur yang terurai di atas. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di atas, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penggunaan metode mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar dapat dibuktikan dari literatur yang diteiti. DAFTAR PUSTAKA Annisa R, Dkk. 2018. Peningkatan daya ingat hasil beajar soswa dengan Mind Mapping method pada materi listrik dinamis. Jurnal Pendidikan. Universitas Negeri Semarang. Agustina, V. 2013. Penerapan Mind Mapping dalam Pelajaran IPA Pada MateriDaur Air untuk Meningkatkan Kemampuan Kreatif Siswa. Skripsi. PGSD, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Tidak Diterbitkan. Buzan, T. 2013. Buku Pintar Mind Map. Jakarta Gramedia Pustaka Utama. Chen, C dan Jeng-Fung H. 2014. The Effects ofTeaching with Graphics Organizers on the Thingking Organizers of Students. US-China Education Review. 4 4,261-267. Darmayoga W, Dkk. 2013. Pengaruh implementasi metode Mind Mapping terhadap hasil beajar IPS ditinjau dari minat siswa kelas IV SD Sathya Sai Denpasar. e jurnal Program Studi Pendidikan Dasar. Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Darusman Rijal. 2014 Penerapan metode Mind Mapping Peta pikiran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif Matematika siswa SMP. Jurnal Ilmiah MTs Miftahul Hasna. Dimyati dan Mudjiono. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta Rineka Cipta Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta Rineka Cipta. Ekawati & Kusumanginrum D. 2019. Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo Tahun Pelajaran 2018/2019. Jurnal Pendidikan Dasar Sekolah Dasar Negeri 2 Sumberrejo. Elita U. 2018. Peningkatan hasil beajar menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping. Jurnal Pendidikan Sekolah Menengah Atas SMA Negeri 2 Dumai. Hamalik, Oemar. 2008. Proses Belajar Mengajar. Jakarta Sinar Grafika. Immadudin C,M & Utomo N,H,U. 2012. Efektifitas metode Mind Mapping untuk meningkatkan prestasi belajar fisika pada siswa kelas VIII Muhammad 8 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan. Kustina Gantina N. 2018. Penggunaan metode Mind Mapping untuk meningkatkan pembelajaran IPS pada siswa kelas VIII B semester 2 SMPN 1 Bojonggenteng Tahun Pelajaran 2017/2018. Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah. Vol tahun 2021. Kurniawati Dwi D. 2010. Pengaruh metode Mind Mapping dan keaktifan belajar siswa terhadap prestasi belajar IPS pada siswa KelasVIII SMP Muhammadiyah 5 ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol 1. No 1. Agustus 2021 Surakarta tahun pelajaran 2009/2010 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Nana Syaodih. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. PT. Remaja Rosdakarya Bandung. Olivia, F. 2013. 5-7 Menit Asyik Mind Maping Kreatif. Jakarta.Elex Media Komputindo. Putra, Y. P. 2008. Memori dan Pembelajaran Afektif. Bandung Yrama Widya Setriyani D. 2019. Metode Pembeajaran Mind Map untuk meningkatkan prestasi belajar anak didik. Jurnal Pendidikan Dasar Universitas Islam Sultan Agung. Vol. 6 No. 1 Sudarman. 2009. Peningkatan Pemahaman dan Daya Ingat Siswa Melalui Strategi Preview, Question, Read, Reflect, Recite, dan Review PQ4R. Jurnal Pendidikan Inovatif. Jilid 4. Nomor 2 67-72. Susanti Sri. 2016. Metode mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung Swadarma, D. 2013. Mind Maping dalam Kurikulum Pembelajaran. Jakarta Elek Media Komputindo. Warseno, Agus dan Ratih Kumorojati. 2011. Super Learning Praktik Belajar Mengajar yang Serba Efektif dan Mencerdaskan. Jogjakarta Diva Windura, S. 2013. 1 St Mind Map Untuk Siswa,Guru Dan Orang Tua. Jakarta Elex Media Komputindo. ... Hasil ini sesuai dengan pendapat Nina Gantina Kustian 2021 bahwa suasana belajar yang menyenangkan akan membawa dampak pada motivasi belajar dan disiplin yang meningkat. Motivasi yang tinggi menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan siswa dalam mencapai hasil belajar yang terbaik [25]. ...... The improvement of student learning outcomes in class VIII-3 based on the N-gain test is in the medium category, namely and This is following the results of research by Kustian 2021 who states in his conclusion that Implementation of science learning through Mind mapping learning can improve the learning outcomes student. Where the test results of students before using Mind Mapping were an average of with student learning completeness of ...Science is one of the subjects that is still considered difficult for students to understand so students' mastery of concepts in the learning process is still lacking which causes low creativity and student learning outcomes. This study aims to determine the increase in creativity and learning outcomes of students on substance pressure material with the Mind Mapping learning method. This type of research is quantitative and descriptive using the Pre-Experimental method One Group Pretest-Posttest Design. This research was conducted at MTsN 6 Kuta Baro East Aceh class VIII-3 with a sample of 20 students, sampling using the purposive sampling technique. The instruments used are observation sheets and test questions. The data analysis technique used is the N-gain test for learning outcomes and the percentage for creativity. The results showed that there was an increase in students' creativity and learning outcomes on the material pressure of substances using the Mind Mapping learning method. The increase in creativity of class VIII-3 students in making Mind Maps is included in the category of very good criteria, from 10% to 50%. The improvement of student learning outcomes in class VIII-3 based on the N-gain test is in the medium category, namely and Adapun hasil belajar siklus II sebagai berikut Berdasarkan tabe l perbandingan hasil belajar IPS pada prasiklus, siklus I dan siklus II dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa ini membuktikan bahwa dengan menggunakan metode pembelajaran Creative Learning hasil belajar siswa meningkat dengan signifikan dan merupakan bukti dari keberhasilan model ini KUSTIAN, 2021. Prasiklus pada 22 orang siswa terdapat 9 orang siswa mendapatkan kategori "Tuntas", sedangkan 13 orang siswa mendapatkan kategori "Tidak Tuntas" dengan nilai rata-rata 66,13. ...Jufri AgusTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar ilmu pengetahuan sosial tema lingkungan sahabat kita menggunakan metode creative learning siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Lamangga. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 1 Lamangga. Jenis penelitian dilakukan adalah penelitian Tindakan kelas dengan tahapan prosedur perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian yang berlangsung selama dua siklus dapat diketahui bahwa pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode creative learning di kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Lamangga dapat meningkatkan hasil belajar IPS. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui metode pembelajaran Creative Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPS kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Lamangga. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari hasil tes prasiklus memperoleh nilai 40% dengan jumlah siswa yang tuntas 9 orang siswa dengan nilai jumlah rata-rata 66,13. Hasil tes siklus I memperoleh nilai 68,18% dengan jumlah siswa yang tuntas nilai hasil belajarnya sebanyak 15 orang siswa dengan jumlah nilai rata-rata 62,45. Hasil tes siklus II memperoleh nilai 90,91% dengan jumlah siswa yang tuntas hasil belajarnya sebanyak 20 orang siswa dengan jumlah rata-rata 84,09. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode creative learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Al MabrurohSabbihisma Maydita DewantariMusayyadatul HikmahLinaria Arofatul I. U. an educator, the selection of a learning model should be done carefully so that the choice is appropriate or relevant to various other aspects of learning, is efficient and interesting. The low learning outcomes of students can be caused by a lack of supporting aspects that can attract students' interest in learning. This problem is often encountered in learning with many concepts, thus increasing student activity, one of which is learning Natural and Social Sciences IPAS. The purpose of this study is to describe the increase in student learning outcomes after using Mind Mapping learning media. The purpose of this study is to explain the increase in student learning outcomes after using Mind Mapping learning media. This study applied the classroom action research method PTK, which consisted of two cycles and four stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. This study uses qualitative and quantitative data collection techniques. Student learning outcomes have increased after the application of this Mind Mapping learning media, from cycle I by 40% and cycle II by 80%. These results prove that the application of mind mapping media can improve the learning outcomes of fourth grade elementary school Reza AgustianIis PurnengsihMartha Tisna Ginanjar PutriDi era teknologi, pengetahuan tentang pola-pola perilaku hewan masih banyak dipelajari dalam bentuk buku-buku pelajaran sekolah. Namun masih sedikit media yang menampilkan pengetahuan tentang sistem pertahanan hewan dalam media berbasis audio visual. Saat ini audio visual memiliki peranan yang lebih luas dalam bermain tampilan visual yang dinamis dibandingkan media cetak yang statis dan sangat dekat dengan sentuhan seni. Tujuan penelitian untuk merancang film animasi berjudul “sistem pertahanan hidup pada hewan”. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi yaitu pengumpulan data literatur berupa buku-buku, jurnal dan dokumen lainnya. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini sebuah perancangan film animasi 1280 X 720 dpi yang berdurasi 6 menit. Dengan adanya animasi tiga dimensi ini diharapkan dapat menarik perhatian pembacanya terutama bagi mereka yang mencari informasi tentang pola sistem pertahanan hidup pada Penelitian PendidikanNana SyaodihNana Syaodih. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. PT. Remaja Rosdakarya Pembeajaran Mind Map untuk meningkatkan prestasi belajar anak didikF OliviaOlivia, F. 2013. 5-7 Menit Asyik Mind Maping Kreatif. Jakarta.Elex Media Komputindo. Putra, Y. P. 2008. Memori dan Pembelajaran Afektif. Bandung Yrama Widya Setriyani D. 2019. Metode Pembeajaran Mind Map untuk meningkatkan prestasi belajar anak didik. Jurnal Pendidikan Dasar Universitas Islam Sultan Agung. Vol. 6 No. 1Peningkatan Pemahaman dan Daya Ingat Siswa Melalui Strategi Preview, Question, Read, Reflect, Recite, dan Review PQ4RSudarmanSudarman. 2009. Peningkatan Pemahaman dan Daya Ingat Siswa Melalui Strategi Preview, Question, Read, Reflect, Recite, dan Review PQ4R. Jurnal Pendidikan Inovatif. Jilid 4. Nomor 2 mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan IndonesiaSusanti SriSusanti Sri. 2016. Metode mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, BandungMind Maping dalam Kurikulum PembelajaranD SwadarmaSwadarma, D. 2013. Mind Maping dalam Kurikulum Pembelajaran. Jakarta Elek Media Learning Praktik Belajar Mengajar yang Serba Efektif dan MencerdaskanAgus WarsenoDan RatihKumorojatiWarseno, Agus dan Ratih Kumorojati. 2011. Super Learning Praktik Belajar Mengajar yang Serba Efektif dan Mencerdaskan. Jogjakarta Diva Windura, S. 2013. 1 St Mind Map Untuk Siswa,Guru Dan Orang Tua. Jakarta Elex Media Komputindo. Hai, Quipperian! Pernahkah kamu merasa kesulitan saat harus menghapalkan begitu banyak catatan untuk ujian yang mengandalkan hapalan? Ih, pasti ngebetein banget, deh! Tapi, mau bagaimana lagi? Tidak ada cara lain untuk menghadapi ujian tersebut selain menghapalkan. Mau nyontek? Ew! Amit-amit, deh! Psst, ternyata ada solusinya, guys! Soalnya, ada banyak cara mencatat yang lebih seru, lebih berwarna, dan lebih mudah diingat lho! Salah satunya adalah mencatat dengan menggunakan teknik mind mapping. Sudah kenalkah kamu dengan teknik ini? Hmm… kalau belum, seperti apa ya teknik mind mapping itu? Quipper Video Blog punya ulasan tentang teknik satu ini, spesial untukmu! Apa Itu Mind Mapping? Mind mapping adalah sebuah teknik pembuatan catatan yang diperkenalkan oleh seorang psikolog, penulis, dan konsultan pendidikan dari Inggris bernama Tony Buzan. Meskipun beliau baru saja meninggal dunia pada April tahun 2019, namun teknik yang diperkenalkan olehnya ini tentu akan abadi. Teknik mind mapping ini, menurut Buzan, dibuatnya sebagai hasil inspirasi dari teknik-teknik yang dilakukan oleh Leonardo da Vinci, Albert Einstein, dan Joseph D. Novak. Teknik ini dijamin akan mengubah catatanmu yang dulunya monoton dan membosankan menjadi sebuah diagram terorganisir penuh warna yang jauh lebih mudah untuk diingat. Sesuai dengan namanya, mind mapping akan secara harfiah memetakan ide-ide supaya berada dalam susunan yang mudah dimengerti. Seperti Apa Bentuk Mind Mapping? Seluruh mind map memiliki kesamaan. Semuanya memiliki struktur serupa yang terorganisir baik. Struktur mind map bermula dari bagian tengah lalu menjalar dengan menggunakan garis-garis. Mind map juga biasanya dilengkapi dengan simbol, kata-kata, warna dan gambar yang seturut dengan konsep sederhana yang mudah dimengerti oleh otak kita. Jika digambarkan secara garis besar, kamu dapat memahami sebuah mind map serupa dengan memahami peta dari sebuah kota. Pusat kota berperan sebagai ide pokok dari mind map. Jalan-jalan utama kota yang bersumber dari pusat berperan sebagai beberapa pemikiran kunci bagi mind map. Jalan-jalan yang lebih kecil berperan sebagai pemikiran-pemikiran berikutnya, dan selanjutnya. Intinya, dalam melakukan teknik ini, kamu akan mendapatkan kemudahan karena kamu dapat memetakan pemikiran-pemikiranmu sesuai dengan urutannya. Apa Sih Manfaat dari Mind Mapping? Tony Buzan memperkenalkan teknik ini dengan menyadari bahwa otak bekerja dengan gambar secara asosiatif. Daya ingat seorang manusia selalu berhubungan dengan persepsi, perhatian, dan proses pemahaman. Saat kamu menerima sebuah informasi baru, pikiranmu akan berusaha menghubungkannya dengan informasi yang telah kamu ketahui sebelumnya. Lalu, kamu pun dapat memilah mana informasi yang ingin kamu ingat dan mana informasi yang tidak ingin kamu ingat. Pada saat menggunakan mind map, otakmu akan lebih mudah menerima informasi sebab ada tambahan berupa efek asosiasi antara kata kunci, gambar, dan warna yang tidak akan kamu dapatkan pada catatan biasa berupa kata-kata saja. Mind map yang mengharuskanmu membayangkan sesuatu sebagai sebuah hal yang saling berhubungan dianggap lebih cocok dengan kemampuan alami otak dibandingkan catatan secara konvensional yang berupa daftar. Seorang pengguna teknik mind mapping dalam blog pribadinya mengungkapkan bahwa teknik ini dapat membuatnya mampu mencatat sebanyak 1 bab materi dari sebuah buku teks sepanjang kira-kira 30 halaman ke dalam satu lembar mind map berukuran kertas A4. Wow! Bagaimana Cara Membuat Mind Mapping? Ada beberapa hal yang harus kamu ingat saat melakukan mind mapping. Ini dia tahapan sederhananya. Yang perlu kamu siapkan ialah kertas polos seukuran kira-kira A4 karena kertas bergaris akan mengganggu gambar buatanmu serta alat tulis berwarna-warni. Ide pokok atau fokus dari mind map tersebut harus ada di tengah-tengah, beserta dengan gambarnya. Misalnya Makanan. Selayaknya pohon, kemudian, dari pusat mind map, akan ada dahan-dahan’ berupa tema-tema utama. Tuliskanlah dahan-dahan buatanmu dengan warna berbeda antara dahan satu dengan dahan lainnya. Misalnya Daging, Sayuran, dan Buah-buahan. Selanjutnya, Tema yang kamu anggap lebih kecil bisa kamu gambarkan berupa ranting’ dari dahan mind map-mu. Tuliskanlah ranting ini dengan warna yang sama dengan dahannya. Misalnya dari Sayuran, kamu menuliskan Bayam dan Kangkung. Dalam membuat mind map, usahakan agar kamu hanya menggunakan frasa-frasa pendek atau bahkan hanya satu patah kata saja. Untuk membuat mind map buatanmu lebih mudah untuk dimengerti, kamu juga dapat menambahkan gambar-gambar yang sesuai. Tidak hanya itu, adanya gambar juga dapat meyakinkan bahwa pesan dari mind map buatanmu dapat tersampaikan dengan baik. Saat ini, ada juga banyak software yang dapat kamu unduh untuk membuat mind map. Tapi, cobalah dahulu membuatnya secara manual. Seru, lho! Untuk mendapatkan inspirasi, kamu dapat melihat contoh mind map-mind map keren di Selamat mencoba, Quipperian! Semoga kamu bisa mengingat dengan lebih baik, ya! Jangan lupa mampir ke Quipper Blog untuk baca artikel menarik lainnya! Penulis Evita 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID gxgb7pEMTuzLRNI1M3gpM7NSfXkyS7lf-YXqnj6lD4Zxlvkho_Aebw== Templat Peta Pikiran Kerangka Biografi Contoh Project Charter Templat Agenda Mingguan Peta Pikiran untuk Penilaian Kerja Sosial Templat rencana pidato Metode SCAMPER Peta Pikiran untuk Desain Situs Web Peta Pikiran Pengambilan Keputusan Apa yang Dimaksud Peta Pikiran? Peta pikiran adalah diagram radial bersifat hierarki yang ditemukan oleh Tony Buzan. Diagram ini digunakan sebagai alat atau teknik visual untuk menyusun dan mengatur buah pikiran dan ide. Selain menggunakan kata kunci, peta pikiran juga menggunakan beberapa elemen grafis lain seperti simbol, kode warna, gambar, dan pengaturan spasial cabang-cabang untuk memvisualkan ide dan konsep. Peta pikiran juga memudahkan Anda memproses dan mengingat informasi, menghasilkan ide baru, dan menggambarkan suatu topik secara jelas. Peta pikiran banyak digunakan untuk berbagai tujuan di semua industri, termasuk untuk mendiskusikan gagasan, mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, membuat catatan, menyusun rencana, serta mengumpulkan dan mengatur data. Bagaimana Cara Membuat Peta Pikiran? Pilih platform untuk membuat peta pikiran. Walaupun dapat menggunakan kertas dan pensil, Anda juga bisa memanfaatkan pembuat peta pikiran online seperti Creately yang menyediakan berbagai alat pembuatan peta pikiran intuitif dan templat peta pikiran siap pakai. Tentukan titik awal peta pikiran. Titik awal ini adalah topik atau subjek yang menjadi pusat peta pikiran yang akan Anda buat, dan harus ditempatkan di tengah. Anda dapat menggunakan simbol, gambar, atau kata kunci untuk merepresentasikan ide sentral ini. Ketika memikirkan topik dan menghasilkan ide-ide yang sesuai, tambahkan ide tersebut sebagai cabang yang mengelilingi titik sentral. Tidak ada batas berapa banyak cabang yang dapat ditambahkan, dan sambil menggali setiap ide dan tema, Anda dapat menambahkan anak cabang dan mengeksplorasinya lebih jauh lagi. Sebagai aturan umum, usahakan menambahkan ide sesingkat mungkin. Ini memungkinkan Anda menghasilkan asosiasi yang lebih luas dibandingkan ide dengan kata-kata panjang dan spesifik. Berikan kode warna pada setiap cabang peta pikiran untuk mengategorikan, menyoroti, dan menganalisis informasi secara visual. Anda dapat menggunakan preset tema warna Creately untuk menerapkan kode warna pada peta pikiran. Tambahkan penanda visual seperti gambar, ikon, dan simbol untuk menjelaskan ide dengan lebih mendetail. Anda dapat menemukan gambar melalui fitur pencarian gambar Google yang terintegrasi di Creately atau menambahkan gambar dari peranti Anda sendiri untuk membuat peta pikiran yang lebih kaya data. Jika berkolaborasi dengan orang lain, Anda dapat membagikan tautan ruang kerja Creately secara instan dengan mereka atau menambahkan mereka sebagai kolaborator untuk berdiskusi bersama. Dengan pelacakan live mouse dan pratinjau sinkron, Anda dapat mengetahui semua ide yang mereka tambahkan ke peta pikiran dan menyediakan umpan balik dengan komentar kontekstual atau obrolan video di dalam aplikasi. Artikel Peta Pikiran

mind mapping dengan tema buah